Makna Pembelajaran dan Pemberdayaan; Kolaborasi Pelatihan PNPM PISEW – CDP JICA

Posted on 26 Juli 2011

0


“Saya DENGAR saya LUPA, saya LIHAT saya INGAT,saya LAKUKAN saya PAHAM, saya TEMUKAN saya GUNAKAN”

 Kedua kata ini, Pembelajaran dan Pemberdayaan adalah dua kata yang berbeda namun dalam penggunaannya tidak bisa terpisahkan berasal dari kata dasar ‘Belajar’ dan ‘Berdaya’. Penambahan awalan “Pem” dan akhiran “an”, menandakan bahwa ada unsur luar yang bersifat “intervensi” minimal memberikan stimulus kepada subjek Pembelajaran dan Pemberdayaan sebagai sasaran. Sasaran ini biasa ditujukan terhadap kelompok tertentu atau masyarakat tertentu yang terkait isu-isu sosial, budaya, politik, ekonomi, agama, kesehatan, pendidikan dan seterusnya yang hampir mencakup segala aspek bidang kehidupan masyarakat luas.

Pembelajaran dan Pemberdayaan ibarat mata uang bersisi dua yang tidak dapat terpisahkan, Pemberdayaan hanya bisa dilakukan dengan proses-proses, tahapan atau siklus pembelajaran sesuai tujuan dari Pemberdayaan itu sendiri. Sedangkan Pembelajaran adalah serangkaian proses menuju tujuan Pemberdayaan. Pemberdayaan dapat dikatakan adalah serangkain konsep yang bermuatan “visi”, sedangkan Pembelajaran adalah design “misi” dirangkai dan mudah diimplementasikan agar visi atau Pemberdayaan dapat dicapai sesuai target.

Keserasian kedua kata ini menjadi suatu sinergitas yang mencerahkan-membuka wawasan- atas berbagai alternatif yang bisa ditempuh sebagai solusi di dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi. Hal ini terjadi jika Pembelajaran itu adalah sebuah metode atau cara dan Pemberdayaan adalah tujuannya. Pemberdayaan tidak mungkin dicapai tanpa Pembelajaran dan Pembelajaran hanya akan bermanfaat jika memiliki ouput serta outcome yang bisa diprediksi akan tercapai dalam kurun waktu tertentu, dalam konteks ini disebut Pemberdayaan, dengan kata lain “belajar agar bisa menjadi berdaya”.
Pembelajaran yang baik tidak berarti harus belajar, diajarkan atau mengajarkan hal-hal baru karena Pembelajaran lebih mengutamakan pada proses kreatif, inovatif dan penuh motivasi untuk mengelola sejak dari identifikasi masalah, merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan dan pada akhirnya menghasilkan kepedulian dari apa yang telah dihasilkan dari serangkain proses pembelajaran tersebut. Pembelajaran niscaya manusia adalah subjek utama, sasaran penting di atas segalanya, apa yang akan dilakukannya hanya sebagai objek. Pengelolaan objek sasaran tidak boleh mengorbangkan proses pembelajaran yang harus bisa diakses dan dijalani oleh manusia sebagai subjek Pembelajaran. Keberhasilan objek sasaran merupakan cerminan keberhasilan pembelajaran yang telah dilakukan manusia.

Dengan demikian Pembelajaran yang baik berasal dari apa yang dimiliki, dilihat, didengar, diucapkan dan pernah dilaksanakan, dalam artian lain bahwa pengalaman adalah sumber belajar, sumber motivasi, sumber kreatifitas dan inovasi, di atas segalanya pengalaman adalah guru yang paling baik bagi setiap orang. Pembelajaran dengan itu mensyaratkan melibatkan beberapa orang agar proses saling berbagi pengalaman dapat terjadi, menjadi media memfilter mana yang baik dan yang buruk, menjadi media mana yang boleh dan tidak boleh, dan menjadi media mana yang benar dan salah. Dalam proses ini agar dapat berjalan dengan baik, merupakan media di dalam menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan, kemitraan, saling peduli -bersikap empaty dan simpatik- dimana pada proses akhirnya nilai-nilai ini menjadi pola dasar di dalam menumbuhkan sikap transparansi, akuntabilitas, demokratis, partisipatif, kesetaraan gender, kolaboratif, dan berkelanjutan sesuai prinsip-prinsip dasar PNPM-PISEW.

Akhirnya pilihan pembelajaran di dalam mencapai hal tersebut, sebuah design Pembelajaran dengan menggunakan metode Pembelajaran Orang Dewasa (POD) atau disebut dengan ‘andragogi’ yang disusun secara terorganisir dan terencana dengan baik berdasarkan misi Pemberdayaan yang akan dicapai serta dikemas dalam bentuk pelatihan secara sistematik.

Itulah beberapa nilai positif yang dapat dipetik dari kegiatan pelatihan kolaborasi antara PNPM-PISEW dengan CD-Project JICA yang dilaksanakan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan pada tanggal 19 – 23 july 2011 yang bertempat di Hotel Wisata Kota bone.wallahualam

salam dialognol