Surat Cinta Pengusaha

Posted on 31 Agustus 2010

5


Suatu hari seorang pengusaha yang jarang bergaul dengan perempuan dan masih lajang, ia di suruh ibunya agar mengirim surat buat seorang gadis untuk dijadikan isteri. “Ah itu gampang, Bu…!”, ujar si pengusaha.
Lalu dibuatlah surat yang bunyinya sebagai berikut :

Kepada Yth.
Sdri. Rike
di Jakarta

Hal : Penawaran Kerjasama

Dengan hormat,
Saya sangat gembira memberitahukan Anda bahwa saya telah jatuh cinta kepada anda terhitung 1 Januari lalu. Berdasarkan rapat keluarga kami pada 7 Januari lalu pukul 19.00 WIB, saya berketetapan hati menawarkan diri sebagai kekasih anda yang prosfektif. Hubungan cinta kita akan menjalin masa percobaan minimal tiga bulan sebelum memasuki tahap permanen.

Tentu saja, setelah masa percobaan usai, akan diadakan terlebih dahulu on the job training secara intensif dan berkelanjutan. Dan, kemudian setiap tiga bulan selanjutnya akan diadakan juga evaluasi performa kerja yang bisa menuju pemberian kenaikan status dari kekasih menjadi pasangan hidup.

Biaya yang dikeluarkan untuk ke rumah makan dan shoping akan dibagi dua sama rata, anatar kedua belah pihak. Selanjutnya didasarkan pada performa dan kinerja anda, tidak tertutup kemungkinan bahwa saya akan menanggung bagian lebih besar dari pengeluaran total. Akan tetapi, saya cukup bijaksana dan mampu menilai, jumlah dan bentuk pengeluaran yang anda keluarkan nantinya.

Saya dengan segala kerendahan hati meminta anda menjawab penawaran ini dalam waktu 30 hari terhitung tanggal penerimaan surat. Lewat dari tanggal itu, penawaran ini akan dibatalkan tanpa pemberitahuan lebih lanjut, dan tentu saja saya akan beralih dan mempertimbangkan kandidat lain.

Saya akan sangat berterima kasih apabila anda berkenan meneruskan surat ini kepada adik perempuan, sepupu, bahkan teman dekat anda, apabila anda menolak penawaran ini.

Demikian penawaran yang dapat saya ajukan dan sebelumnya terima kasih atas perhatiannya.

Jakarta, 30 Januari 2010

Hormat saya,

Pengusaha Prospektif

Posted in: Budaya, humor