Maradona Menjadi Marakarma

Posted on 6 Juli 2010

1


Ruaaaaarrr……biasa, fantastis dan spektakuler, hanya itu yang bisa terucap atas kemenangan besar tim jerman menaklukkan tim argentina maradona 4 – 0 tanpa balas. Kemenangan ini mengulangi kesuksesan tim belanda dipertandingan perempat final sebelumnya yang berhasil mempecendungi tim-tim besar amerika latin Brazil dan kini argentina bertekuk lutut di kaki tim jerman.

Penampilan jerman melawan argentina kali ini lain dari biasanya, jerman selama ini dikenal sebagai tim panser-lambat tapi pasti menggusur lawan-lawannya- atau dikenal dengan tim bermesim diesel lambat panas, namun melawan argentina sejak menit-menit awal jerman sudah panas, tampil menyerang habis yang membuat para pemain belakang argentina kedodoran tanpa koordinasi yang baik.

Argentina dalam babak penyisihan dan perdelapan final tampil sangat meyakinkan selain tampil cantik dengan permainan indah juga sukses mencetak gol-gol kemenangan. Coba bandingkan jerman yang tampil terseok-seok di babak penyisihan malah sempat kalah dari tim serbia. Namun ada satu yang tidak dimiliki oleh argentina tapi dimiliki oleh tim jerman, yaitu mental juara atau mental baja sebagai pemain top.

Sejak argentina kemasukan dua bola dari jerman, pemain-pemain argentina menjadi frustasi, seolah tak percaya bisa kalah, hal ini terlihat dari kocar-kacirnya pertahanan pemain belakang sehingga menjadi sasaran empuk dikecoh oleh penyerang jerman. Hal ini juga terlihat di barisan penyerang argentina, serangan-serangan lebih bersifat sporadis, tidak terarah beberapa peluang selalu dilakukan dengan tembakan-tembakan ke gawang jerman yang tidak akurat, kalau gak melenceng, meleset, atau dengan mudah dihalau oleh penjaga gawang jerman. Padahal pada pertandingan sebelumnya tembakan serangan argentina sangat akurat.

Kemenangan jerman ini memang sudah diramalkan sebelumnya, tapi bukan oleh para peramal indonesia atau oleh manusia, ramalan itu dilakukan oleh seekor binatang laut gurita di sebuah aquarium besar di kota berlin seperti dirilis oleh salah satu stasiun tv swasta indonesia. Gurita ini juga sebelumnya meramalkan jerman kalah dari serbia.

Coba bandingkan dengan gurita indonesia, heheheh, kerjanya cuma ngumpulin para koruptor dan pengemplang uang rakyat.

Yang jelas kekalahan telak argentina ini membuktikan bahwa sejarah itu tidak berdiri sendiri, berkelanjutan membawa karma. Di tangan maradonalah sebagai pelatih kali ini argentina mengalami kekalahan yang mengenaskan dari jerman. Dulu argentina menang dengan istilah karena tangan tuhan yang dilakukan oleh maradonan tapi ternyata tangan itu membuktikan tangan setan, heheheh. Maradona telah berubah menjadi marakarma, bukan karena sudah menjadi penyanyi dangdut di indonesia tapi marakarma itu artinya maradona kena karma.hahahahah

Mat menikmati pertandingan selanjutnya. Waka-waka fifa world cup 2010 afrika selatan.

Salam dialognol

Posted in: olah raga