Orgasme……! Malu Ach…….!!??

Posted on 1 Mei 2010

4


Ilustrasi diunduh dari google

Jika membaca seputar pemberitaan menyangkut pengalaman orgasme seorang perempuan sepertinya menjadi persoalan besar di dalam kehidupan para pasutri. Tetapi tahukah kita bahwa dulu atau jadul pengalaman ini seperti tidak pernah diungkap, bukan masalah, dan juga bukan impian bagi seorang wanita. Kondisi ini malah hubungan rumah tangga mereka aman-aman saja.

secara iseng saya pernah menanyakan kepada seorang ibu yang sudah bercucu, ibu ini termasuk karib tetangga, “Apakah ibu tahu tentang orgasme dan apakah ibu pernah mengalaminya…?”, yang terjadi si ibu malah bingung dengan pertanyaan saya, dia malah kembali menanyakan hal yang sama. Akhirnya saya sedikit memberikan penjelasan seputar pengalaman orgasme, entah penjelasan saya dipahami atau tidak, si ibu hanya sanggup berucap, ” oooh…oooh…ooooh….gitu to….!!!???”. sambil geleng-geleng kepala dan mengangguk-angguk, melemparkan senyum sumringah dan berlalu. Saya pun jadi bingung dibuatnya, kesimpulannya apa, ya tidak adalah, heheh…

Pengalaman lain, tentu ini lebih jujur dan bisa dipercaya karena wanita ini adalah teman kerja saya. Setelah sekitar 4 bulan dia habis menikah, lalu saya menanyakan hal yang sama, hasilnya sama, dia malah bertanya bagaimana rasanya pengalaman orgasme itu. Lalu saya memberikan penjelasan sederhana seperti penjelasan kepada si ibu itu sebelumnya. Bahwa orgasme itu seperti anda kebelet mau pipis, lalu ditahan-tahan karena sedang di dalam perjalanan dan bingung cari wc atau kamar mandi, anda begitu gelisah, tegang dan berharap-harap cemas untuk segera menemukan tempat untuk pipis, kemudian setelah itu anda menemukan wc umum, numpang, atau gimanalah, lalu anda pun pipis, puaskan……!!!, plong kan…..!!!, enak….kan….!!!, nah….kira-kira begitulah rasanya saat pengalaman orgasme itu datang.

Dikatakan teman saya ini jujur karena setelah mendengar penjelasan itu, dia mengakui bahwa selama menikah dan berhubungan intim tidak pernah merasakan pengalaman itu, katanya pula cuma suaminya aja yang merasakan kejang-kejang keenakan, heheheh…, karena ingin lebih tahu banyak tentang pengalaman itu esoknya saya meminjamkannya buku Gspot multiorgasme yang kebetulan sempat saya beli di emperan pasar senen jakarta.

Bagaimana cerita selanjutnya setelah hampir dua bulan teman saya itu baru mengembalikan buku tersebut, eta mah….rahasia perusahaan, heheheheh….., yang jelas saat dia mengembalikan buku itu, tanpa cakap dia hanya tersenyum-senyum simpul. Lanjutkeennnn…coy…, hehehehh…..

Pada kesempatan lain seorang ibu menjelaskan bahwa pengalaman orgasme itu pernah dialaminya, namun rasanya malu jika mengekspresikannya di depan suami saat pertarungan dahsyat itu terjadi.

Si ibu lebih jauh menjelaskan, bahwa hubungan intim yang berakhir dengan orgasme yang dialami perempuan dengan yang tidak mengalaminya, jelas beda banget, katanya menurut penuturannya, “itu kan juga bagian dari pelepasan seperti pengalaman menstruasi, jika tidak lancar tentu gak enak, maka seperti itulah wanita yang berhubungan intim tetapi tidak mengalami orgasme.”

nah, gimana komentar para kaum hawa dan adam tentang pengalaman orgasme perempuan ini, adakah manfaatnya atau tidak bagi keharmonisan para pasutri karena kisah di atas murni perbincangan biasa yang tidak berdasarkan teori seksology yang rumit dan muluk-muluk, mungkin so….mariska sangat layak menjawabnya. wallahualam.

salam dialog

Posted in: Budaya, kesehatan