Memaknai Berpulangnya Gus Dur

Posted on 1 Januari 2010

0


(waspada.co.id)

(waspada.co.id)

Komentar terakhir Gus Dur yang saya ingat terkait tanggapannya terhadap skandal bank century, “seharusnya boediono dan sri mulyani ditangkap, kenapa bibit-candra saja diperlukan begitu, “ ujar gus dur di depan wartawan.

Pada tahun 80an sesuai penuturan mantan ketua NU Sulsel KH. Sanusi Baco, Lc, sewaktu Gus Dur datang ke makassar, sanusi baco menjemput di bandara dengan sepeda motor vesva, sialnya sewaktu mau jalan ternyata vesvanya mogok, akhirnya Gus Dur mendorong vesva itu yang dikendarai sanusi baco, baru bisa bunyi lalu jalan, dengan kendaraan itulah gus dur berkeliling kota makassar.

Gus Dur seperti pernah dituturkannya tidak pernah bermimpi jadi seorang presiden, sewaktu berjumpa seorang madura, ”siapa presiden Indonesia ?”, tanya gus dur. Si madura menjawab, ”Soekarno..!!!” dengan suara lantang. ”terus siapa lagi ?’ tanya gus dur kembali. Kembali dijawab, ”soekarno..”..
”Kok soekarno terus presiden indonesia, terus yang lain siapa ?” ketus gus dur. Jawab si madura, ”presiden kami memang hanya soekarno, sedangkan yang lain itu cuma penggantinya.” jawab si madura tertawa, mungkin karena sudah tahu gus dur suka humor. ” yo, wislah, aku rek kagak usah jadi presiden, lha wong presiden indonesia cuma soekarno, gitu aja kok repot…!” timpal gus dur sambil tertawa.

Tapi siapa nyana gus Dur bisa menjadi presiden Indonesia yang ke empat, lalu muncullah merek gus dur yang terkenal dengan ujaran, ”gitu aja kok repot..!”

Sewaktu menjadi presiden Gus Dur di kenal paling sering berkunjung ke luar negeri seperti dikutip dari laman gusdur.net, Gus Dur pernah melakukan penerbangan bersama dengan Presiden Amerika Serikat saat itu Bill Clinton dan Presiden Perancis Jacques Chirac. Dalam penerbangan itu, sempat terjadi obrolan lucu antara Gus Dur dengan dua presiden itu.

Saking udah bosannya keliling dunia, Gus Dur coba cari suasana di pesawat RI-01. Kali ini dia mengundang Presiden AS dan Perancis terbang bersama keliling dunia. Boleh dong, emangnya AS dan Perancis aja yg punya pesawat kepresidenan. Seperti biasa…setiap presiden selalu ingin memamerkan apa yang menjadi kebanggaan negerinya.

Tidak lama presiden Amerika, Clinton mengeluarkan tangannya dan sesaat kemudian dia berkata: “Wah kita sedang berada di atas New York!”

Presiden Indonesia (Gus Dur): “Lho kok bisa tau sih?”

“Itu.. patung Liberty kepegang!”, jawab Clinton dengan bangganya.

Ngga mau kalah presiden Perancis, Jacques Chirac, ikut menjulurkan tangannya keluar. “Tau nggak… kita sedang berada di atas kota Paris!”, katanya dengan sombongnya.

Presiden Indonesia: “Wah… kok bisa tau juga?”

“Itu… menara Eiffel kepegang!”, sahut presiden Perancis tersebut.

Karena disombongin sama Clinton dan Chirac, giliran Gus Dur yang menjulurkan tangannya keluar pesawat…

“Wah… kita sedang berada di atas Tanah Abang!!!”, teriak Gus Dur.

“Lho kok bisa tau sih?” tanya Clinton dan Chirac heran karena tahu Gus Dur itu kan nggak bisa ngeliat.

“Ini… jam tangan saya ilang…”, jawab Gus Dur kalem.

Gus Dur memang seorang presiden, sebelum menghembuskan nafasnya yang terakhir beliau masih sempat dijenguk seorang presiden, sby.
Adakah makna dibalik itu ?
”Gitu aja kok repot…!”, hahahahh…

Selamat jalan Gus Dur kembali ke haribaan Rahmatullah, kami juga ngantri sepertimu, semoga mendapat tempat yang layak di sisih-Nya, ilahirajiun. Amiin.

SALAM DIALOG

Ditandai: ,
Posted in: Peristiwa