Data Aliran Dana Century

Posted on 30 November 2009

3


Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (Kompak) berunjuk rasa di depan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (29/11). Dalam aksinya Mereka bertekad untuk mengawal terus pembongkaran kasus Bank Century. HARI BUDIMAN/RAKYAT MERDEKA

Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (Kompak) berunjuk rasa di depan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (29/11). Dalam aksinya Mereka bertekad untuk mengawal terus pembongkaran kasus Bank Century. HARI BUDIMAN/RAKYAT MERDEKA

Usul hak angket skandal Bank Century dipastikan lolos pada Rapat Paripurna setelah fraksi terbesar di parlemen, Demokrat, menyatakan diri mendukung. Bagaimana sebenarnya alur atau proses tentang angket ini dari awal sampai tujuannya tercapai.

1. Memasukkan usul angket
2. Penentuan lolos tidaknya angket di Rapat Paripurna DPR pada 1 Desember 2009
3. Pembentukan Panitia Khusus Angket Century
– Untuk tahap ini, bisa dilakukan sebelum DPR memasuki masa reses pada 5 Desember 2009, atau bisa juga sesudah masa reses DPR yakni pada 5 Januari 2010 yakni pada 5 Januari 2010
– Pada tahap pembentukan Panitia Khusus Angket Century ini disinyalir akan berjalan alot. Karena, ada indikasi fraksi menanamkan orang-orang yang mudah dikendalikan untuk ‘menjinakkan’ angket Century
4. Jika Panitia Khusus Angket Century sudah terbentuk, maka dilakukan penyusunan program kerja angket
5. Panitia Khusus Angket Century akan mendata pihak-pihak yang akan dipanggil untuk dimintai keterangan
6. Panitia Khusus Angket Century akan bekerja selama sekitar dua bulan
– Untuk masa kerja Panitia Angket ini tercantum dalam UU MPR, DPR, DPD, dan DPRD yang dulu biasa disebut UU Susunan dan Kedudukan atau Susduk. Dalam undang-undang yang lama, tidak disebut masa kerja Panitia Khusus Angket Century
7. Rekomendasi Panitia Khusus Angket Century dibawa ke Rapat Paripurna.

Sejumlah tokoh intelektual, pimpinan ormas dan mahasiswa akan bergabung untuk berunjuk rasa di Gedung DPR pada 1 Desember besok saat sidang paripuna mengesahkan usulan hak angket Century. Sidang paripurna ini adalah pintu masuk untuk mengesahkan keberadaan usulan angket century yang kemudian akan ditindaklanjuti di dalam pembentukan Pansus, jika dalam sidang paripurna ini mayoritas anggota DPR menolak, maka kandas sudah peluang dewan untuk mengusut kasus ini. Agar tidak terjadi penolakan sejumlah Ormas sudah menyatakan tekad melakukan gerakan ‘people power’ untuk mengepung gedung DPR, ormas itu antara; Kompak, Bendera, HMI MPO, IMM, GMNI, KMHDI, CDCC, dan lain-lain.

Sementara itu, Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) memaparkan data aliran dana Bank Century ke Partai Demokrat dan Tim Sukses SBY-Boediono dalam Pilpres 2009 :

“Ada sekitar 1,8 triliun yang mengalir. Ke KPU Rp 200 miliar, LSI Rp 50 miliar, Partai Demokrat 700 miliar, Edi Baskoro Yudhoyono 500 miliar, Hatta Radjasa 10 miliar, Djoko Suyanto 10 miliar, Andi Mallarangeng, Rizal Mallarangeng, Choel Mallarangeng, masing-masing Rp 10 miliar, Fox Indonesia 200 miliar, dan Hartati Murdaya Rp 100 miliar. Pemerintah yang berkuasa saat ini, mendapatkan kekuasaan dengan cara yang tidak benar dan dibiayai oleh hasil penjarahan uang rakyat di Bank Century, Sehingga kehilangan legitimasinya dan layak untuk dicabut mandatnya sebagai presiden,” kata Koordinator Bendera, Mustar Bona Fentura, kepada wartawan dalam jumpa pers di Jalan Diponegoro 58, Jakarta (Senin, 30/11). Selengkapnya baca di SINI

Data ini menurut aktivis Bendera bisa dipertanggungjawabkan dan di krosceck di data PPATK. Data ini sebenarnya sudah beredar luas ke publik, sehingga sejumlah pengamat memperkirakan FPD dengan 144 orang yang telah menandatangani pengajuan hak angket, malah akan menjadi kuda troya mengkandaskan gawe pansus yang dibentuk ini. Hal ini juga diindikasikan dari keinginan politisi PD menempati ketua pansus.

Bagaimana kisah selanjutnya dari kasus ini, besok tanggal 1 Desember menjadi penantian publik ? Wallahualam.

SALAM DIALOG DI http://www.kompasiana.com/kalimasada07

Posted in: Politik