Okup, Bisnis Sex Terselubung ?

Posted on 25 September 2009

1


Jika anda lelaki menikah dan bekerja, sungguh nikmat saat pulang kerja, di saat badan pegal-pegal, rasa lelah dan letih menyelimuti, serta pikiran yang rada kusut menghadapi stress akibat beban kerja di kantor. Sesampai di rumah anda terlentang tidur tanpa sehelai kain busana, di saat itu kemudian isteri kesayangan dengan tubuh mewangi datang menghampiri, kemudian tangan halus nan lembutnya mulai membelai sekujur tubuh dengan pijatan-pijatan lembut yang sebelumnya badan anda telah dibaluri minyak tawon atau sejenisnya agar pijatan terasa menusuk mengusir keletihan dan pikiran yang lelah.

Pijatan dilakukan mulai dari ujung-ujung jemari kaki, tapak kaki dan terus ke atas ke wilayah betis, paha, bokong, punggung dan kepala. Pijatan di seputar paha dan bokong mungkin berapa lelaki terasa seperti bumi berguncang bak gempa 5 SR. Setelah membalik badan, pijatan mengarah dari arah kepala, wilayah dada, perut dan kawasan Mr P, rasanya mungkin bak gempa lagi berulang, terus turun memijiti paha, betis, sampai telapak dan jemari kaki, pijatan terakhir kemudian dilakukan atas kedua lengan, sejak jemari tangan sampai bahu tangan. Membayangkannya saja mungkin sudah bisa mengurangi rasa lelah anda.

Saat pijatan isteri anda berlangsung atau setelah selesai sesi di atas, mungkin adrenalin anda mengalir deras sehingga libido nafsu sexual jadi memuncak yang ditandai pula Mr. P yang tak bisa konfromi menegang. Apa boleh buat secara normal, making love pun terjadi untuk melepas air bah yang sedari tadi tertahan, pesawat pun lepas landas, disusul serangan rudal memporak-porandakan gua pertahanan lawan.

Setelah sesi itu, badan anda yang mulai fresh dan tercerahkan, tangan halus isteri mulai membaluri seluruh badan dengan luluran wangi yang disertai pijatan-pijatan lembut terutama di kawasan dan titik-titik sensual, setelah semua tuntas, kemudian dituntun ke kamar mandi menikmati siraman air hangat dari shower. Di sesi ini juga cukup mengasikkan seperti sesi pertama, karena anda akan diperlakukan sebagai baby besar, dimandikan, rambut dikramas, di sabuni sejak ujung kaki sampai wajah dan kepala, kemudian anda pun berendam di bath room dengan air hangat sambil tangan isteri anda membilasi seluruh badan. Nikmat kan ?

Setelah semua sesi selesai, anda pun bisa mengakhiri dengan obrolan ringan sambil menikmati softdrink dingin, kopi atau teh hangat.

Jika isteri anda tidak bisa melakukan itu atau anda seorang lajang, servis di atas bisa dinikmati di rumah Okup yang ratusan bertebaran di Kota Medan. Hanya dibutuhkan isi kocek anda 100ribu rupiah di luar traksaksi sexual. Anda pun bisa memilih tukang servisnya suka yang mana. Kalau duit anda cekak atau tahan gempangan nafsu, anda akan mampu menahan diri untuk tidak melakukan transaksi sexual. Tetapi umumnya para lelaki mungkin akan berkata, ”mana tahanlah !!!”.

Okup yang hanya ada di Kota Medan memang sejenis panti-panti pijat yang banyak bertebaran di daerah-daerah lain di Indonesia. Uniknya seperti anekdot orang Medan, ”ini Medan Bung !,” okup ini sudah mirip layanan spa dengan layanan tukang pijit wanita-wanita cantik. Mendengar kata panti pijat saja sudah seperti beraroma sexual, apalagi jika layanan okup ini sudah seperti itu.

Dari segi kesehatan, layanan okup ini cukup membuat badan jadi fresh, tetapi sayangnya para wanita okuper ini juga dijadikan untuk mendapatkan penghasilan tambahan dengan layanan jajanan sex. Jadilah rumah okup ini menjadi lahan bisnis transaksi sexual terselubung.

Menurut sejumlah informasi para pelanggang rumah okup ini, transaksi sexual sulit dihindari karena wanita-wanita ini pandai melakukan pijatan-pijatan di titik-titik sensual para lelaki terutama di kawasan Mr. P. Nah, lho….selain itu memang mereka menawarkan jasa jajanan sex. Jika tamu sepi eksekusi coz coy alias transaksi sexual bisa dilakukan di tempat itu juga, mereka juga menawarkan panggilan jika dibutuhkan jajanan sexnya diluar jam kerjanya termasuk layanan servis okup di hotel atau di rumah-rumah. Namun umumnya trasaksi sexual juga dilakukan ditempat itu jika cocok harga.

Salah seorang pegawai Pemko Medan di dinas pendapatan pajak mengutarakan bahwa bisnis ini cukup subur dan memberikan sumbangan setoran pajak yang cukup tinggi. Namun ketika di konfirmasi apakah okup ini juga memberikan sumbangan dengan tingginya temuan Dinkes akan pengidap HIV Aids di Kota Medan ? Beliau hanya menjawab itu urusan Dinas Kesehatan kepada masyarakat, pemda hanya membatasi ijin operasi rumah okup ini dari pagi hingga jam 9 malam, di luar itu sering dilakukan razia.

Yang jelas rumah okup ini menambah predikat Kota Medan, seribu cara menikmati jajanan sex, begitu mudah begitu praktis begitu nyata. Wallahualam.

Bisa juga di baca di sini salam dialog

Posted in: sosial