Kalau Saja Ical, Paloh, Dan Tommy Bersatu Padu ?

Posted on 10 September 2009

2


Menko Kesra Aburizal Bakri mantan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (1999-2004) memang telah lama dikenal sebagai pengusaha yang cukup sukses, mewarisi kekayaan ayahnya. Tak heran, bila kini, Ical – demikian ia biasa disapa – disebut-sebut sebagai orang terkaya di Indonesia. Bahkan, Globe Asia, majalah ekonomi lokal berbahasa Inggris, menobatkan lelaki kelahiran Jakarta, 15 November 1946 itu sebagai orang terkaya se-Asia Tenggara. Kabarnya, kekayaan Ical mencapai 9,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 84,6 triliun.

Jika saja munas Golkar Oktober nanti berhasil menetapkan pak ical menjadi ketua umum Golkar maka Golkar akan tampil dengan dukungan dana spektakuler serta dukungan fasilitas organisasi yang wahhhh, pak ical berjanji jika terpilih akan menyediakan dana abadi 1 trilliun dan pembangunan kantor DPP 25 lantai di slipi serta dana pembinaan serta recovery kepemimpinan dan kepengurusan Golkar sejak dari DPP sampai level DPD II. Konsep personal Triple A jadi jaminan kesinambungan partai, Pak ical dengan dukungan dana pribadi serta pengalaman sebagai saudagar dan sebagai wakil ketua umum Golkar selama 5 tahun ini akan mempunyai kekuatan manajerial partai yang handal dan solid.

Kemampuan pak ical ini akan didukung secara konsep dan pengembangan partai oleh Akbar Tanjung sebagai dewan pembina Golkar, disamping itu Agung Laksono yang diformulasikan sebagai sekjen Golkar, pengalaman sebagai ketua DPR selama 5 tahun merupakan modal besar di dalam pembinaan keorganisasian partai.

Selain itu dukungan eksternal Golkar jika pak ical sebagai Ketum guna mendukung langkahnya menahkodai Golkar adalah kedekatannya dengan Presiden SBY. Faktor ini menjadi loby kuat untuk memenangkan pak ical di munas nanti, loby kelompok SBY akan membuat mayoritas DPD II memilih pak ical. Kedekatan ini berdasarkan budi baik pak ical dalam Pilpres yang memenangkan SBY, menurut sumber dekat pak ical telah menjadi donasi kampanye sby dikisaran 15 milyar. JK boleh mengaku mendapat dukungan dari ical tetapi sumbangan dana kampanye mengalir ke sby pada saat pilpres kemarin. Jikalau saja dulu Golkar mengajukan 5 nama cawapres, dimana pak ical salah satu di dalamnya, maka tentu pak ical jadi wapres dan bukan boediono. Bagaimanapun PD dan SBY lebih merasa savety jika tetap berkoalisi dengan Golkar.

Surya Dharma Paloh (lahir di Kutaraja, Banda Aceh, Aceh, 16 Juli 1951; umur 58 tahun) adalah Ketua Dewan Penasehat Partai Golkar. Surya Paloh juga dikenal sebagai pengusaha pers dan pimpinan Media Group yang memiliki harian Media Indonesia, Lampung Post, dan stasiun televisi Metro TV. Lahir dari pasangan Daud Paloh dan Nursiah Paloh.

Soal dukungan dana juga cukup besar dimiliki oleh Paloh, namun belum mampu mengalahkan ical, kekuatan yang dimiliki paloh di dalam mendulang dukungan adalah idealisme yang dimilikinya, sejak konvensi Golkar tahun 2004 paloh selalu tampil dengan mengusung pemberantasan korupsi terutama di dalam lingkungan Golkar, serta ide-ide di dalam pembangunan good governance telah membawanya menjadi Ketua Dewan Pembina Golkar selama 5 tahun ini. Dan sampai saat ini Paloh masih tetap bersikukuh membawa Golkar sebagai partai oposisi untuk masa 5 tahun pemerintahan sby ke depan di parlemen.

Hutomo Mandala Putra (lahir pada tahun 1962;[1] lebih dikenal dengan nama Tommy Soeharto) adalah putra mantan Presiden Republik Indonesia ke-2 Soeharto. Kemampuan finansial tommy mungkin akan lebih besar dari yang dimiliki ical, kondisi pragmatisme internal Golkar yang selama ditinggal Soeharto seperti kehilangan kharisma kepemimpinan, kehadiran tommy dapat menjadi kohesif di dalam menarik dukungan mengumpulkan kekuatan pro pak harto yang selama ini tercerai berai. Tommy mengaku prihatin dengan persoalan bangsa yang terus menyengsarakan rakyat. “Tidak mungkin saya berdiam diri semata,” ujarnya mendeklarasikan pencalonan diri sebagai ketua umum Partai Golkar periode 2009-2014 di hadapan para petinggi Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar tingkat provinsi dan kabupaten/kota Kamis (10/9) sore di Gedung Granadi, Jakarta.

Lebih lanjut tommy menyampaikan visinya jika terpilih, partainya tidak akan berkoalisi dengan pemerintah. Sebaliknya, partai berlambang pohon beringin tersebut akan mengkritisi dan memperjuangkan hak rakyat yang tidak dipenuhi pemerintah. “Partai Golkar akan mendikte pemerintah melalui gagasan-gagasan dan solusi cerdas yang bisa diimplementasikan.” Selain itu, Partai Golkar juga akan membangun budaya politik akal sehat dan menjunjung tinggi etika moral. Di atas segalanya, kata Tommy, Partai Golkar tidak akan memperdagangkan kepercayaan rakyat dengan jabatan atau materi. Dengan kata lain, tidak ada praktik politik dagang sapi di masa mendatang.

gagasan dan ide cerdas sangat mungkin akan dimiliki tommy mewarisi karakter kemapanan berpikir pak harto di dalam mengatur strategi politik dan kenegaraan, pengalaman masa lalunya bisa saja menjadi cambuk bagi dirinya di dalam membangun idealisme demokrasi seperti yang diutarakannya. Dalam khasanah psikologi karakter anak kedua dalam keluarga karena pengalaman kepribadian antara distorsi peran-peran keluarga dan alienasi komunal lingkungan keluarga menjadikan anak ke dua bisa lebih dewasa menghadapi setiap persoalan. Modal pengalaman karakter ini secara psikological sangat mendukung tampilnya tommy sebagai pemimpin nasional. Belajar dari kelebihan dan kekurangan seperti yang terjadi di jaman pak harto, tentu menjadi modal yang sangat kuat bagi tommy di dalam belajar dan membangun diri menjadi pemimpin nasional yang berkarakter building, tak bisa dipungkiri di era pak harto politik international Indonesia cukup di segani di mata dunia.

Nah, kalau saja ketiga kekuatan ini bersatu padu, terlepas siapa yang nanti terpilih sebagai Ketum Golkar, diprediksikan akan muncul sebagai kekuatan yang baru kembali membawa kejayaan masa lalu Golkar. Visi, misi dan gizi semua serba melimpah, kualitas dan pengalaman pribadi pun sangat mumpuni untuk saling mengisi. Triple Ical, Paloh dan Tommy dengan komitment yang sama tentu diprediksi akan menjadi debutan baru menuju suksesi kepemimpinan tahun 2014 yang tanpa incumbent, apalagi di dukung potensi kader politisi muda Golkar. Platform gagasan dan ide pemikiran ketiganya pada prinsipnya sama, yaitu membawa kejayaan Golkar sebagi single mayority masa lalu dalam bentuk single mayority yang lebih mandiri dan independent, potensi itu semua mereka miliki tanpa perlu ketergantungan pihak eksternal termasuk SBY, 3-4 tahun ke depan adalah lahan subur bagi mereka bertiga untuk menanam benih-benih demokrasi dan pemihakan kerakyatan untuk menuai sukses di pemilu 2014.

Namun demikian untuk sampai kepada cita-cita itu, Golkar menghadapi satu batu sandungan tapi cukup besar di dalam mempenagruhi dinamika golkar ke depan, maukah pak ical mengorbankan kedekatannya dengan sby plus PD untuk tampil lebih independent terhadap pemerintah seperti yang digagas paloh dan tommy ? wallahualam.

salam dialog

Posted in: Politik