SBY: Tudingan Pemilu Curang Itu Pencemaran Nama Baik

Posted on 10 Agustus 2009

1


Jakarta – SBY menganggap tudingan beberapa pihak tentang kecurangan yang dilakukan kubunya dalam pemilu sebagai pencemaran nama baik. Dia meminta agar jangan ada lagi fitnah tentang dirinya, Boediono, maupun bagi Partai Demokrat.

“Dalam kapasitas saya sebagai capres saya harus menahan diri dengan tudingan-tudingan itu. Sesungguhnya ini merupakan pencemaran nama baik, jadi sebaiknya berhati-hati menuduh SBY-Boediono curang,” ujar SBY saat memberikan pembekalan bagi 145 dari 149 anggota DPR RI dari Partai Demokrat (PD) di Puri Cikeas Bogor, Jawa Barat, Senin (10/8/2009).

SBY mengatakan dirinya telah menjelaskan sebelumnya, saat di Aceh, tidak ada secuil pun keinginan untuk berbuat curang. Banyak SMS yang mengalir ke dirinya dan dia hanya bisa bersabar dan segala jalan dapat diselesaikan dengan damai. Dia mengharapkan jangan ada tudingan tanpa disertai bukti-bukti yang jelas.

“Ini fitnah jangan bikin rakyat menjadi bingung,” kata dia.

Menurutnya tudingan-tudingan yang muncul juga harus dijelaskan. “Politik harus melewati penawaran yang sehat, jangan tiba-tiba bilang pemilu tidak fair,” tuturnya.

Berita di atas saya copi klik di sini :http://www.detiknews.com/read/2009/08/10/211003/1180829/10/sby-tudingan-pemilu-curang-itu-pencemaran-nama-baik

Saya kira statement SBY ini cukup serius dan ini bisa meredam segala tudingan, sebagai incumbent memang cukup dilematis antara sebagai presiden dan juga sebagai capres.

Jika mempelajari gugatan di MK sebenarnya lebih mengarah pada kinerja KPU, sedangkan beberapa kecurangan lain di mana ketua MK sendiri sudah mengindikasikan dilevel “massif” bisa saja beberapa kecurangan ini terjadi tanpa sepengetahuan SBY maupun tim suksesnya. Namun dapat diindikasikan bahwa kecurangan itu terjadi di level “pembiaran” terutama dari internal KPU sendiri.

makna substansial demokrasi berikut perangkat Undang-undangnya, saat ini memang sepenuhnya ada di tangan MK, polemik Pilpres sejak ditangani oleh MK sebenarnya juga sudah berakhir karena payung hukum jadi sandaran penyelesaian.

jadi mari menyahuti himbauan SBY ini agar ketenangan bisa membantu MK berpikir lebih jernih memutus perkara yang Insya Allah mungkin besok akan diputuskan. Jika perkara telah putus yang mau berpolemik, silahkan dengan MK saja.

namun yang menjadi catatan penting UU pencemaran nama baik dapat saja menjadi alat ampuh untuk memberangus kebebasan berpendapat karena kita mungkin tidak akan pernah siap dipritakan.

lanjutkan………bagaimana tanggapan teman-teman blogger. salam.

Posted in: EsBeYe