Lebih Cepat Lebih Baik dengan Hati Nurani

Posted on 23 Mei 2009

0


Best JK-win
Lebih Cepat Lebih Baik dengan Hati Nurani
Oleh ichwan kalimasada – 9 Mei 2009 – Dibaca 165 Kali –

JK-Win sejak deklarasi Capres-Cawapres semakin mantap melangkah menuju Pilpres 8 Juli nanti, muncul dengan tagline baru, “Lebih Cepat Lebih Baik dengan Hati Nurani,” Hal ini memadukan kecekatan JK yang sementara kalangan menganggap langkah-langkah keputusan JK seolah tidak sejalan dengan kaidah normatif. Win dengan Hati Nurani telah memoles kesigapan JK dalam tatanan kehalusan budaya Jogyakarta.

Pasangan ini memang cukup serasi bak miniatur Taman Mini Indonesia Indah, pengusaha dan militer sama-sama menyatu bergerak dalam irama yang sama dengan kecepatan yang paralel dan simultan, pengusaha menjajal bagunan perekonomian dalam negeri memacu produk dalam negeri, peningkatan daya beli masyarakat, perlindungan in market, dan segala kebijakan luar negeri dalam kerangka tersebut. Pada sisi yang lain militer menjajal bangunan pondasi NKRI agar lebih kokoh, keamanan yang menjamin, kesatuan bangsa yang solid, dukungan kemanan dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. Ke dua upaya ini tentu menarik investor luar negeri tanpa perlu melego BUMN, dengan hati nurani kiranya dapat meyakinkan rakyat akan komitmen JK-WIN yang sangat visioner membangun bangsa ini.

Miniatur lain pasangan ini, JK Bugis beristri Padang tapi semua menantu pada doyan wong java. Wiranto Wong Java beristri Gorontalo (Rumpun Menado) merupakan paduan serasi miniatur semangat nasionalisme yang religius seperti yang selalu di lontarkan Wiranto. Kemenangan JK nanti di Pilpres akan membuka paradigma baru bagi rakyat, bahwa sedari leluhur bangsa ini bahu membahu melawan kedoliman penjajah, dan pada prinsipnya, semua rakyat yang terlahir di bumi nusantara boleh bermimpi dan bercita-cita menjadi presiden. Dari segi histori sejarah JK mewakili personifikasi semangat Raja Bone Arung Palakka-sama2 lahir di desa Palakka-sang jagon Batavia di abad 16, personifikasi kejayaan kesultanan Raja Goa sebuah kerajaan paling kuat di luar pulau Jawa, Belanda sampai menyebutnya hanya dengan taruhan nyawa kita bisa menundukkan kekuatan Kerajaan Goa, hanya dua pilihan merdeka atau mati. Dari sisi Wiranto adalah produk histori kejayaan Kerajaan Mataram, kerajaan terakhir pra sebelum kedatangan penjajah di nusantara. Wong Clebes di padu dengan wong Java melahirkan perpaduan kecekatan dan kehalusan budaya, membuat kampanye Pilpres JK-Win akan lebih damai dan santun. Melahirkan kebijakan keseimbangan akses pemabngunan di dua wilayah simultan KTI dan KBI, kawasan timur dan barat Indonesia.

Tagline itu serasa pas dengan JK-Win, sesuai track record JK yang sangat apresisiatif atas kritikan yang ditujukan kepadanya, walaupun mungkin itu datang dari seorang Tukang Becak, akan membuat JK bergeming. Nah, Win yang low profile, seorang militer tetapi bergaya sipil, bersahaja dan supel tidak diragukan lagi kedua pasangan ini mempunyai komitmen kuat membangun bangsa 5 tahun ke depan. Bagi Win ini adalah sebuah episode perjalanan dan perjuangan tanpa akhir, kesuksesan Win mengawal JK membangun bangsa ini 5 tahun ke depan, Win akan menuai RI 1 di Pilpres 2014, JK cukup menjadi Lee Kwan Singapura.

Selamat buat JK-Win, anda memang membuktikan lebih cepat lebih baik dengan hati nurani, sifat legowo anda berdua membuat anda menjadi kontestan Pilpres 8 Juli nanti yang pertama, yang lain euy…. masih pada sibuk grasa grusu entah kemana, ngalor ngidul wae, membuat para pengamat bercakap manis dengan spekulasinya. wallahualam

Happy nice weekend to blogger kompasianan

Tags: Asal Bukan SBY, kalimasada

Iklan
Ditandai:
Posted in: Jusuf Kalla